Saat merencanakan proyek pembangunan atau renovasi, pemilihan keramik bukan hanya soal motif dan warna, tapi juga soal ketebalan. Keramik tersedia dalam berbagai tingkat ketebalan, dan masing-masing memiliki keunggulan serta fungsi yang berbeda. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda memilih material yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.
Keramik Tebal
Karakteristik:
- Ketebalan biasanya di atas 8 mm
- Lebih berat dan kokoh
- Umumnya digunakan untuk lantai atau area dengan beban tinggi
Kelebihan:
- Tahan terhadap tekanan dan benturan
Cocok untuk area publik, garasi, atau ruang komersial yang sering dilalui banyak orang. - Lebih awet dan tidak mudah retak
Ideal untuk proyek jangka panjang yang membutuhkan daya tahan ekstra. - Stabil saat dipasang di area luas
Mengurangi risiko keramik bergeser atau pecah karena perubahan suhu atau kelembapan.
Kekurangan:
- Lebih sulit dipasang dan membutuhkan perekat yang kuat
- Harga cenderung lebih tinggi
Keramik Tipis
Karakteristik:
- Ketebalan sekitar 5–7 mm
- Lebih ringan dan fleksibel
- Cocok untuk dinding atau area dengan beban ringan
Kelebihan:
- Mudah dipasang dan dipotong
Cocok untuk renovasi cepat atau pemasangan di area sempit. - Lebih ringan
Ideal untuk dinding, plafon, atau permukaan vertikal lainnya. - Harga lebih ekonomis
Cocok untuk proyek dengan anggaran terbatas.
Kekurangan:
- Tidak cocok untuk area dengan beban berat
- Lebih rentan terhadap retak jika tidak dipasang dengan benar
Mana yang Harus Dipilih?
| Kebutuhan Proyek | Rekomendasi |
| Lantai ruang tamu atau dapur | Keramik tebal |
| Dinding kamar mandi atau dapur | Keramik tipis |
| Area outdoor atau komersial | Keramik tebal |
| Renovasi ringan atau dekoratif | Keramik tipis |
Arwana Citra menyediakan berbagai pilihan keramik tebal dan tipis dengan kualitas terbaik dan desain yang sesuai tren. Konsultasikan kebutuhan proyek Anda, dan kami siap membantu memilih produk yang paling tepat.